• About
  • Privacy Policy
  • Contact
  • Sitemap

Info Muslimin

  • Home
  • Cara Mendidik Anak
  • cerita
  • Ibadah
  • Tausiyah
  • Kesehatan
Home » Cara Menghafal Al-Qur'an » tausiyah » 8 Cara Menghafal Al-Qur'an Terasa Nikmat

8 Cara Menghafal Al-Qur'an Terasa Nikmat

Info Muslim
Add Comment
Cara Menghafal Al-Qur'an, tausiyah
Friday, September 2, 2016

Menghafal Al-Qur’an adalah aktifitas berpahala yang kini sudah tidak asing lagi dilakukan banyak orang, dari profesi manapun. Namun, adakalanya menghafal menjadi rutinitas yang kering makna karena aktifitasnya yang tidak dinikmati oleh penghafalnya.

1. MENGHAFAL TIDAK HARUS HAFAL
Allah memberi kemampuan menghafal dan mengingat yang berbeda-beda pada setiap orang.
Bahkan imam besar dalam ilmu qiroat, guru dari Hafs yang mana bacaan kita merujuk pada riwayatnya yaitu Imam Asim menghafal Al-Quran dalam kurun waktu 20 tahun.
Target menghafal kita bukanlah ‘ujung ayat’ tapi bagaimana kita menghabiskan waktu (durasi) yang sudah kita agendakan HANYA untuk menghafal.

2. BUKAN UNTUK DIBURU-BURU, BUKAN UNTUK DITUNDA-TUNDA
Kalau kita sudah menetapkan durasi, bahwa dari jam 6 sampe jam 7 adalah WAKTU KHUSUS untuk menghafal misalnya, maka berapapun ayat yang dapat kita hafal tidak jadi masalah.
Jangan buru-buru pindah ke ayat ke-2 jika ayat pertama belum benar-benar kita hafal. Nikmati saja saat-saat ini.. saat-saat dimana kita bercengkrama dengan Allah. 1 jam lho.. untuk urusan duniawi 8 jam betah, hehe.
Toh 1 huruf 10 pahala bukan?? So jangan buru-buru…
Tapi ingat!
Juga bukan untuk ditunda-tunda.. habiskan saja durasi menghafal secara ‘PAS’

3. MENGHAFAL BUKAN UNTUK KHATAM, TAPI UNTUK SETIA BERSAMA QUR’AN.
Kondisi HATI yang tepat dalam menghafal adalah BERSYUKUR bukan BERSABAR. Tapi kita sering mendengar kalimat “menghafal emang kudu sabar”, ya kan?? Sebenarnya tidak salah, hanya kurang pas saja.
Kesannya ayat-ayat itu adalah sekarung batu di punggung kita, yang cepat-cepat ingin kita pindahkan agar segera terbebas dari beban (khatam).
Bukankah di awal surat Thoha Allah berfirman bahwa Al-Qur’an diturunkan BUKAN SEBAGAI BEBAN. Untuk apa khatam jika tidak pernah diulang??
Setialah bersama Al-Qur’an.

4. SENANG DIRINDUKAN AYAT
Ayat-ayat yang sudah kita baca berulang-ulang namun belum juga nyantol di memory, itu ayat sebenarnya lagi kangen sama kita. Maka katakanlah pada ayat tersebut “I miss you too…” hehe. Coba dibaca arti dan tafsirnya… bisa jadi ayat itu adalah ‘jawaban’ dari ‘pertanyaan’ kita.
Jangan buru-buru suntuk dan sumpek ketika tidak hafal-hafal, senanglah jadi orang yang dirindukan ayat..

5. MENGHAFAL SESUAP-SESUAP
Nikmatnya suatu makanan itu terasa ketika kita sedang memakannya, bukan sebelum makan bukan pula setelahnya. Nikmatnya menghafal adalah ketika membaca berulang-ulang. Dan besarnya suapan juga harus pas di volume mulut kita agar makan terasa nikmat.
Makan pakai sendok teh tidak nikmat karena terlalu sedikit, makan pakai sendok nasi (entong) bikin muntah karena terlalu banyak.
Menghafalpun demikian.
Jika “amma yatasaa aluun” terlalu panjang, maka cukuplah “amma” diulang-ulang, jika terlalu pendek maka lanjutkanlah sampai “anin nabail adziim” kemudian diulang-ulang.
Sesuaikan dengan kemampuan ‘mengunyah’ masing-masing anda.

6. FOKUS PADA PERBEDAAN, ABAIKAN PERSAMAAN“
‘Fabi ayyi alaa’i rabbikuma tukadz dziban” jika kita hafal 1 ayat ini, 1 saja! maka sebenarnya kita sudah hafal 31 ayat dari 78 ayat yang ada di surat Ar-Rahman. Sudah hampir separuh surat kita hafal.
Maka ayat ini dihafal satu kali saja, fokuslah pada ayat sesudahnya dan sebelumnya yang merangkai ayat tersebut.

7. MENGUTAMAKAN DURASI
Seperti yang dijelaskan di atas, komitmenlah pada DURASI bukan pada jumlah ayat yang akan dihafal. Ibarat argo taxi, keadaan macet ataupun di tol dia berjalan dengan tempo yang tetap.
Serahkan 1 jam kita pada Allah.. syukur-syukur bisa lebih dari 1 jam.
1 jam itu tidak sampai 5 persen dari total waktu kita dalam sehari…!!! 5 persen untuk Qur’an

8. PASTIKAN AYATNYA BERTAJWID
Cari guru yang bisa mengoreksi bacaan kita.
Bacaan tidak bertajwid yang ‘terlanjur’ kita hafal akan sulit dirubah/diperbaiki di kemudian hari (setelah kita tahu hukum bacaan yang sebenarnya).
Jangan dibiasakan otodidak untuk Al-Qur’an, dalam hal apapun yang berkaitan dengan Al-Qur’an; membaca, mempelajari, mentadabburi, apalagi mengambil hukum dari Al-Quran.
Tweet
8 Cara Menghafal Al-Qur'an Terasa Nikmat Title : 8 Cara Menghafal Al-Qur'an Terasa Nikmat
Description : Menghafal Al-Qur’an adalah aktifitas berpahala yang kini sudah tidak asing lagi dilakukan banyak orang, dari profesi manapun. Namun, ad...
Rating : 5

0 Response to "8 Cara Menghafal Al-Qur'an Terasa Nikmat"

← Newer Post Older Post → Home
Subscribe to: Post Comments (Atom)
Powered by Blogger.

Entri Populer

  • Ini dia Satu-satunya Sahabat Nabi Muhammad SAW yang masih Hidup
    Sahabat Rasulullah tidak hanya terbatas pada manusia saja, tapi juga makhluk hidup yang lain. Salah satu sahabat Rasul yang bukan manusia ...
  • Ini Dia Suami Romantis Seperti Rasulullah
    Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam adalah sosok suami yang paling mesra terhadap istri-istrinya. Demikian  pula ia memerintahkan uma...
  • Hanya dengan 15 Menit Mampu Menghafal Al-Qur'an
    Berikut adalah salah satu cara yang dapat menjadi alternatif dalam usaha kita menghafal Al Qur’an. Ini merupakan tulisan dari Syekh Wahid...
  • Manfaat Dibalik Larangan Memelihara Anjing
    Begitu banyak hikmah yang bisa kita temukan dibalik sesuatu yang Rasulullah shalallahu’alaihi wassalam ajarkan. Beliau memerintahkan dan ...
  • Islami haramkan pilih pimpinan kafir
    Mudzakarah pleno Lajnah Tanfidziyah dan Ahlul Halli wal Aqdi Majelis Mujahidin, yang diadakan di Yogyakarta, 25 Dzulqa’dah 1437 H/ 28 Agu...
Back to top!
Copyright 2016 Info Muslimin - All Rights Reserved Design by Info Muslimin - Powered by Blogger